Kamis, April 12, 2018

Sedekah Bumi Desa Sekaran



Sedekah Bumi Desa Sekaran - Jatirogo - Tuban

Pesonadesa.info, Seperti yang telah kita ketahui, salah satu adat atau tradisi suatu daerah yang hingga saat ini masih dilestarikan oleh penduduk setempat adalah sedekah bumi.
    Sedekah bumi merupakan suatu upacara adat yang dilaksanakan untuk melambangkan rasa syukur manusia terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rezeki melalui bumi, berupa segala bentuk hasil bumi. Upacara ini sangat populer di indonesia, khususnya di pulau Jawa.

    Upacara adat sedekah bumi biasanya dilaksanakan di tanah lapang suatu desa atau wilayah yang mengadakannya. Tetapi yang paling sering, upacara adat sedekah bumi ini biasanya dilaksanakan di tempat atau punden desa setempat. Namun seiring perkembangan zaman, upacara adat sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan yang telah melimpahkan rezeki melalui hasil bumi ini ada yang melaksanakannya dalam bentuk selamatan atau syukuran di masjid atau di balai desa setempat.
   
Upacara adat sedekah bumi desa Sekaran, Jatirogo - Tuban. 
Seperti pada desa-desa lain, baik yang ada di kabupaten Tuban sendiri maupun di desa-desa lain di luar wilayah kabupaten Tuban, desa Sekaran - Jatirogo, pada hari Kamis tanggal 12 April 2018, pun melaksanakan upacara adat yang telah berlangsung sejak lama. Upacara adat sedekah bumi desa Sekaran - Jatirogo, dilaksanakan di Punden Desa, yaitu di makam Mbah Buyut atau leluhur desa yang berada di sisi Utara desa Sekaran, dan berdekatan dengan pemakaman umum.
Sedekah bumi desa Sekaran
Foto² oleh : Irawati
    Upacara adat sedekah bumi desa Sekaran ini biasanya dilaksanakan setelah musim panen pada setiap tahunnya.     Keramaian acara adat sedekah bumi di desa Sekaran sangatlah meriah sekali. Pada malam hari H-nya saja sudah dilaksanakan acara melekan semalam suntuk. Kemudian pada pagi harinya, acara puncak dimulai. Hampir seluruh penduduk desa setempat saling berbondong-bondong ke tempat diadakannya acara sedekah bumi. Laki-laki dan perempuan, anak-anak hingga orang dewasa sangat antusias menghadiri upacara adat tersebut. Bahkan banyak pula para perantau yang pulang ke kampung halaman ketika akan dilaksanakannya upacara adat ini.
    Upacara yang dibuka dengan doa keselamatan dan rasa syukur kepada Allah SWT atas segala limpahan rezeki dalam bentuk hasil bumi ini sangat meriah. Puncak kemeriahan upacara adat sedekah bumi desa Sekaran - Jatirogo, adalah ketika diadakannya tabur uang ke udara. Ya, tabur uang recehan atau uang logam ini biasa dilakukan oleh para penduduk desa setempat dengan tujuan untuk memeriahkan acara. Dan para penduduk yang hadir, terutama anak-anak, dengan teriakan kegembiraannya menyambut taburan uang logam yang ditabur oleh para penduduk. Mereka berebut uang recehan yang ditabur ke udara tersebut setelah jatuh ke tanah. Bukan hanya anak-anak, tetapi ada juga para orang dewasa baik laki-laki maupun perempuan yang turut berebut uang logam yang ditabur dalam kemeriahan upacara adat sedekah bumi di desa Sekaran ini.

    Demikian sedikit ulasan tentang upacara adat sedekah bumi desa Sekaran, Jatirogo - Tuban. Mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan tentang jalannya acara tersebut.
Advertisement **

8 komentar:

  1. Hem,, semoga adatnya tetap terjaga dan terus dilestarikan

    BalasHapus
    Balasan
    1. benar bangett tuh, harus selalu dilestarikan supaya dapat dinikmati kedepannya

      Hapus
    2. Semoga saja adat dan budaya kita tetap lestari dan tak tergusur oleh budaya asing ya, kang. Supaya generasi berikutnya tidak kehilangan jatidirinya sebagai warga negara yang berbudaya.

      Hapus
  2. Kurang ngerti mengenai sedekah bumi, cuman karena baca artikel ini nambah tau, walaupun masih sedikit ckck

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sedekah bumi pada saat ini memang cuma beberapa daerah saja yg masih melestarikannya, kang. Sebagian sudah hilang tradisi sedekah bumi tersebut. Atau kalau nggak gitu, memang dari dulu nggak ada tradisi seperti itu di daerah² tertentu.

      Hapus
    2. Sedekah bumi pada saat ini memang cuma beberapa daerah saja yg masih melestarikannya, kang. Sebagian sudah hilang tradisi sedekah bumi tersebut. Atau kalau nggak gitu, memang dari dulu nggak ada tradisi seperti itu di daerah² tertentu.

      Hapus
  3. Acara ungkapan syukur kepada Tuhan YME seperti ini wajib dilestarikan agar tak tergerus kemajuan jaman dan tentunya sebagai pengingat untuk selalu bersyukur atas rejeki yang telah Tuhan berikan.

    Upacara sedekah bumi aku pernah lihat diadakan di pantai, kalau di pedesaan aku belum pernah melihat.
    Semoga ada kesempatan nonton suatu saat nanti.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar, kang. Ucapan rasa syukur kepada Tuhan harus terus dilestarikan supaya kita tidak lupa darimana rizeki itu datang. Adat atau tradisi sebagai wujud rasa syukur kepada tuhan memang banyak macamnya, dan salah satunya adalah dengan mengadakan acara sedekah bumi ini.

      Kalau di pantai itu dinamakan sedekah laut, kang. Di daerah saya biasanya acara sedekah laut lebih meriah daripada acara sedekah bumi.

      Hapus