Senin, Mei 29, 2017

Watu Lawang Desa Guwoterus





Watu Lawang Desa Guwoterus



Pesonadesa.info, Pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai keindahan alam yang ada di desa Guwoterus, kecamatan Montong, kabupaten Tuban Jawa Timur.



Desa Guwoterus adalah salah satu desa yang ada di ujung paling barat untuk wilayah kecamatan Montong. Di desa Guwoterus ini kita bisa menjumpai beberapa keunikan, di antaranya tentang tradisi sedekah bumi yang dilaksanakan setiap tahunnya, yang ditempatkan di depan sebuah goa yang menjadi cikal bakal nama desa tersebut.  Dan dinamakan 'Guwoterus' karena bentuk goa ini tembus ke belakang. Jadi, mungkin saja nama 'Guwoterus' itu sama dengan 'Goa Tembus'. Maksudnya lobang goa tembus ke belakang.

Nah, karena pada kesempatan kali ini yang akan kita bahas adalah watu lawang atau watu rumpit, yaitu sebuah tebing batu yang mengapit jalan raya Montong  - Singgahan, maka ulasan mengenai nama desa Guwoterus cukup segitu saja yah. Hehehe...



Watu lawang, atau juga dikenal dengan sebutan watu rumpit yang ada di desa Guwoterus, kecamatan Montong ini sangat unik karena bongkahan tebing batu yang mengapit jalan raya yang berkelok-kelok. Oleh karena itu ketika melewati jalan raya yang berada tepat di antara watu lawang ini harus ekstra hati-hati dan waspada. Karena jalan yang berkelok dan di apit tebing yang tinggi, tentu saja pandangan ke depan akan terhalang oleh tebing tersebut. Belum lagi jalannya yang menurun tajam kalau dari arah barat. Maka kehati-hatian harus ditingkatkan saat melewati watu lawang desa Guwoterus ini.

Bagi yang pernah berkunjung ke Wisata Air Terjun Nglirip dan juga Wisata Sumber Mata Air Sungai Krawak, yang menempuh rute tuban - montong - singgahan, pasti sudah tidak asing lagi dengan watu lawang atau watu rumpit yang ada di desa Guwoterus ini. Namun bagi pengunjung wisata air terjun nglirip dan sumber air sungai krawak dengan rute bojonegoro - jatirogo, maka perlu melanjutkan perjalanan kurang lebih 3 km lagi melewati jalur menuju ke kecamatan Montong.


Selain jalan raya yang di apit oleh tebing batu yang menjulang tinggi, di sekitar watu lawang ini kita bisa menemukan beberapa keunikan. Di antaranya rumah-rumah penduduk yang berdiri kokoh di bawah tebing dan perbukitan. Bahkan untuk mendapatkan gambar yang jernih pada televisinya, penduduk desa yang tinggal di sekitar watu lawang desa Guwoterus ini ada yang memasang antena televisi nya di atas tebing tinggi yang ada di belakang atau samping rumah mereka.

Nah, mungkin cukup sekian dulu ulasan kami mengenai pesona alam pedesaan yang ada di desa Guwoterus, kacamata Montong, kabupaten Tuban Jawa Timur ini. Dan nantikan ulasan mengenai pesona alam atau pesona desa lainnya.
Advertisement **

8 komentar:

  1. Katanya di situ juga ada guanya yang tidak boleh dimasuki ya kang dan setiap tahunnya diadakan acara Tayuban. Q kok penasaran dengan gua ini.. Mantap kang ! Dah balik belum ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Goanya ada di sebelah Utara desa, cak..
      Ya goa itu yang dijadikan nama desa Guwoterus.

      Hapus
  2. Kalau dari jalannya sendiri sepertinya nyaman dilewati ya, Mas. Selain memang sudah di aspal, keliatannya adem, karena di kanan dan kiri ada tebing yang menjulang tinggi :)

    Ditunggu ulasan lainnya mas, dan selipin foto lokasinya mas :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pas melewati jalan itu udara memang terasa adem, mas. Sekilas memang Indah pemandangannya. Tetapi harus tetap hati2 ketika melewati jalan itu. Karena jalannya berkelok dan menanjak.

      Hapus
    2. Betul juga sih, takutnya di depan tak terlihat ada kendaraan juga ya, Mas. Tetap hati-hati dan jaga keselamatan itu yang utama :)

      Hapus
  3. Saya pikir tadi arti guwoterus tuh, Sepanjang jalan adalah goa terus, ternyata salah. Masi disana kegiatan warganya apa yah? saya kalau berkunjung ke desa, suka banget sama kegiatan warga sekitar. Soalnya dengan begitu kita bisa jadi akrab dengan warga desa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kegiatan warga desa Guwoterus rata2 sebagai petani, om. Untuk penghasilan sehari-hari biasanya bekerja sebagai pengrajin batu bata yg terbuat dari batu kapur.

      Kalau goa yang menjadi sejarah nama desanya sih, tembusnya cuma beberapa meter. Tapi bukan di jalan Raya.

      Hapus
  4. Di gowa terus ada tubingnya kah?? Dan berapa harga tiket wisata & tubing di goa terus ini... Thanks

    BalasHapus