Senin, April 24, 2017

My Trip My Home | Desa Sekaran Jatirogo


My Trip My Home Desa Sekaran Jatirogo Tuban


Mungkin bagi sebagian orang, hidup di desa itu tidak enak, sengsara dan kurang nyaman. Namun perlu diketahui; kehidupan di desa justru lebih sehat udaranya dibandingkan dengan kehidupan di kota. Terutama kota-kota besar.
Keramah-tamahan penduduknya juga lebih bagus di desa dari pada penduduk kota. Dalam hal gotong royong, penduduk desa sangat mengutamakan.

Kadang admin suka risih kalau ada orang yang mengatakan kata 'Ndeso' pada orang lain.
Padahal orang ndeso itu justru orang yang lugu, tidak banyak tingkah dan polah.
Lho, kok malah ngomongin orangnya sih. Hehehe
Bukan, bukan... Di sini admin hanya akan mengulas panorama pedesaan yang udaranya begitu sejuk, terutama di pagi hari.

Desa Sekaran. Sebuah desa yang ada di kecamatan Jatirogo kabupaten Tuban Jawa Timur ini memang berada di tengah-tengah area hutan jati milik perhutani. Dan di sinilah desa tempat tinggal admin. Namun hanya sebulan sekali admin pulang ke kampung halaman (desa Sekaran) karena harus bekerja mencari nafkah di kota. Hehe
Dan ketika pulang ke kampung halaman, admin suka sekali menikmati udara pagi di hutan jati yang ada di kanan-kiri jalan penghubung ke desa sebelah.



Sambil melihat hiruk pikuk para penduduk desa yang akan melakukan aktifitas, baik yang akan pergi ke ladang, pergi ke pasar, atau yang akan pergi ngarit (red: mencari rumput untuk pakan ternak), dan juga anak-anak yang akan berangkat ke sekolah, terbiasa admin menikmati udara segar di jalan desa yang diapit oleh rerimbun pepohonan jati dan mahoni.



Kebanyakan orang kota, mereka suka berpetualang dengan melakukan touring ke hutan-hutan atau pedesaan untuk mencari kesejukan udara, menghilangkan stress karena kepenatan kerja, maupun untuk refreshing ke alam bebas.
Namun bagi orang desa seperti admin blog ini, untuk menikmati udara segar di pagi hari tak perlu jauh-jauh melakukan travelling mencari pemandangan alam bebas. Cukup beberapa langkah dari rumah, admin sudah bisa menikmati panorama alam dan udara segar di pagi hari. Rimbun pepohonan yang ada di pinggir jalan desa juga tak kalah menarik dibuat selfi loh...



My Trip My Adventure

My Village My Adventure

My Trip My Home

Pesona Alam Desaku.




loading...

8 komentar:

  1. Kehidupan di desa memang suasananya sangat berbeda, kebetulan kami tinggal di kota kecil, meskipun di sebut dengan sebutan kota, namun suasana desa masih dangat terasa. Kami pun tidak perlu jauh-jauh untuk menikmati nyamannya hawa pedesaan, karena kami memang tinggal di desa, perkebunan kopi, sayuran dan sawah ada di depan mata hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hidup di kota kecil dengan suasana pedesaan memang terasa sangat nyaman.
      Di satu sisi, kita masih bisa menikmati suasana kota, di sisi lain suasana pedesaan juga masih terasa dengan udaranya yang masih sejuk.
      Berbeda dg kehidupan di kota besar.

      Hapus
  2. Memang kang Djaka sepanjang jalan menuju jatirogo udaranya mantap dan segar saya sering kedaerah situ. Kehidupan desa memang asik, Selain keramah tamaan orangnya, Alamnya juga menyegarkan hehehe. Jos kang Djaka Artub :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha... Iya, kang. Udara di sana memang segar karena masih banyak hutannya. 😂

      Hapus
  3. Balasan
    1. Iya, Om... Buat blog baru untuk share panorama alam.

      Hapus
  4. Hidup didesa hanya enak dipandang, adem asri dan udara sejuk. Tapi sayang, isi dompet kering, tidak bisa beli ini dan itu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha... Iya, om. Makanya aku selama hampir 20 tahun merantau di ibu kota propinsi. Karena di desa sulit mencari isi dompet. Wkwkwkk

      Hapus