Saturday, April 22, 2017

Destinasi Wisata Alam Air Terjun Nglirip

Air terjun Ngelirip


Air Terjun Nglirip 


Air Terjun Nglirip yang Terletak di Dusun Jojogan, Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, Propinsi Jawa Timur, memiliki ketinggian sekitar 30 meter dengan airnya yang jernih mengalir begitu  deras. Namun pada saat musim penghujan, airnya tak begitu jernih karena bercampur dengan aliran air dari sungai-sungai dari berbagai wilayah hutan. Sehingga saat hujan dan banjir datang maka airnya yang keruh mengalir ke air terjun nglirip.
Dan pada saat musim kemarau panjang, air yang mengalir tak begitu deras karena sebagian airnya dipakai untuk irigasi.
*Disarankan jika ingin berkunjung ke wisata air terjun nglirip sebaiknya dilakukan pada saat menjelang musim kemarau. Karena pada saat itu kita bisa menikmati panorama keindahan air terjun nglirip dengan airnya yang mengalir deras dan jernih.*

Wisata air terjun nglirip berjarak sekitar 36 km dari pusat kota Tuban.  Letaknya yang tak jauh dari jalan raya, sehingga sangat mudah untuk mencapinya baik menggunakan kendaraan pribadi maupun angkutan umum.
Jika jika kita menggunakan kendaraan pribadi, kita bisa menempuh rute Tuban-Montong-Singgahan atau Tuban-Kerek-Montong-Singgahan.  Atau bisa juga ditempuh dari arah Kota Bojonegoro melewati Parengan-Singgahan.   

Sedangkan jika kita menggunakan jasa angkutan umum dari kota Tuban, ada tiga rute yang dapat dilalui untuk menuju air terjun ini.
Dari Tuban, kita bisa mencari angkutan umum jurusan Montong. Kemudian dilanjutkan dengan naik angkutan umum jurusan Jojogan.
Karena lokasi Air Terjun Nglirip terletak di samping jalan raya jurusan Montong - Jojogan, maka kita dapat langsung melihatnya saat melewati rute ini.  

Untuk rute Jatirogo, dari Terminal Tuban naik bis mini jurusan Jatirogo. Kemudian dilanjutkan dengan naik bis jurusan Bojonegoro. Dari Bojonegoro kita bisa turun di pertigaan "Warung Anjlok" - Jojogan. Dari sini, letak air terjun tersebut hanya berjarak kurang lebih satu kilo meter.
Untuk mencapainya dapat dilakukan dengan berjalan kaki, naik ojek, atau naik angkutan umum jurusan Montong.
Kemudian untuk rute Bojonegoro, dari terminal Tuban, naik bis jurusan Bojonegoro, lalu dilanjutkan lagi dengan naik bis jurusan Jatirogo. Turun di tempat yang sama seperti rute Jatirogo.
Namun yang paling dekat dari kota Tuban adalah rute Montong - Singgahan.



Sesampainya di wisata air terjun nglirip ini kita akan mendapatkan pemandangan yang sangat menawan. Dari jalan raya kita sudah dapat melihat jatuhnya air dari tebing yang di atasnya terdapat jembatan kecil. Bagi yang ingin menyusuri aliran bawah air terjun, harap berhati-hati karena jalanan setapak akan sangat licin, terutama di saat musim penghujan.
Destinasi wisata air terjun nglirip ini biasanya sangat ramai pengunjung saat hari libur.
Bagi yang ingin berwisata religi, di seberang jalan di samping air terjun nglirip juga terdapat makam auliya'. Makam Syeh Abdul Jabbar.
Jadi, selain kita berwisata di air terjun nglirip, kita juga bisa berziarah di makam Syech Abdul Jabbar, atau yang lebih dikenal dengan sebutan 'Mbah Jabbar'.

Secara kasat mata, air terjun Nglirip yang berasal dari aliran beberapa sumber air yang ada di daerah hutan krawak yang berjarak kurang lebih sekitar 3 km dari lokasi, memang mengundang pesona keindahan alam. Akan tetapi di baliknya, ada tradisi yang melegenda. Menurut warga setempat, di air terjun nglirip ini pantangan untuk dijadikan tempat berkencan pasangan yang tengah dimabuk asmara. Apalagi sepasang calon pengantin. 

Oleh karena itu bagi yang sudah bosan dengan pacar anda, dan ingin mengakhiri hubungan asmara (pacaran) tanpa sebab, datanglah ke air terjun Nglirip di Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban.
(Mungkin cara ini agak ekstrim ya, sobat?) hehe
Maka dijamin tak sampai 40 hari setelah kencan di obyek wisata air terjun nglirip, hubungan asmara bakal terputus. Terlebih untuk pasangan yang tengah dimabuk asmara, namun belum ada ikatan suami istri.
Kedua pasangan bakal berangsur bosan dan kemudian putus dengan sendirinya. Putus pacar bisa tak sampai 40 hari, manakala saat kencan di sekitar air terjun Nglirip dibumbui dengan adegan berciuman. Bisa jadi cumbuan di Nglirip ibarat percumbuan terakhir.
Hiiiiii.... ngeri ya? Hehehe

Mengenai legenda yang sampai kini masih dipercaya warga setempat itu, terkait dengan keberadaan Putri Nglirip, seorang putri patah hati yang cemburu ketika melihat orang bercumbu rayu, dan kemudian orang tersebut putus setelah bercumbu rayu di air terjun nglirip, benar dan tidaknya hanya Allah yang tahu.
Jodoh memang di tangan Allah. Tetapi setidaknya kita bisa menjaga jarak sampai tiba waktunya untuk kita bercumbu rayu dengan pasangan kita, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.




loading...

13 komentar:

  1. Tuban banyak tempat wisata yang menarik salah satunya air terjun ini. Nanti kapan-kapan tak ke sana :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenarnya memang banyak sekali tempat wisata di wilayah kabupaten Tuban. Namun sayangnya masih banyak juga yang belum dikelola dengan baik.
      Tetapi akhir2 ini sudah mulai banyak yang dikelola, baik dari dinas pariwisata maupun oleh swasta.

      Delete
    2. Oiya. Kapan2 kalau ada waktu untuk berkunjung ke air terjun nglirip, ajak saya ya. Haha

      Delete
  2. Wah sungguh menakjubkan panorama alamnya mas, kalau tuban sering saya lewatin cuma gak sampai Njatirogo sampai ke Bojonegoro

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lewat di jalur pantura ya, om?
      Kalau melewati jalur pantura kota Tuban, di sana juga banyak sekali tempat wisatanya. Mulai dari pantai kelapa, pantai boom, gua akbar, pantai cemara, pasir putih, dan juga pantai sowan.

      Delete
  3. Air terjun? Suatu tempat wisata yang menarik, awal tahun depan kesana, ah. Hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tenan po ora?
      Tak tunggu di jembatan kecil di atas air terjun lho ya.... Wkwkwkwk

      Delete
  4. Salah satu tempat vavoritku kang djacka. hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sering berkunjung ke wisata air terjun nglirip ya, mas?

      Delete
  5. Beberap hari lewat seorang teman menceritakan tentang tempat wisata ini, ya begitu yang dia bilang sangat indah dan katanya "kamu lihat sendiri deh bisr percaya"

    ReplyDelete
    Replies
    1. Panorama wisata air terjun nglirip memang sangat indah. Dan sekarang sudah ada pembangunan berupa jalan tangga untuk menuju ke bawah air terjun.
      Kalau dulu jika mau melihat air terjun dari bawah, harus ekstra hati2 saat menuruni jalan tanah yang menurun tajam. Apalagi saat musim hujan. Jalannya sangat licin.

      Delete
  6. Replies
    1. Iya, mas. Menurut warga setempat memang ada legendanya di wisata air terjun nglirip.

      Delete